SEKILAS INFO

PELATIHAN PENGENALAN SAKA KALPATARU 22 -24 SEPTEMBER 2017 PONDOK PESANTREN DARUL HIJRAH PUTERA, CINDAI ALUS, KABUPATEN BANJAR, KALIMANTAN SELATAN

B Putra S 17 Okt, 2017 BERITA, SLIDE

Pelatihan Pengenalan Saka Kalpataru bagi Anggota Pramuka Penegak dan Pandega diselenggarakan selama 3 (tiga) hari dari tanggal 22 – 24 September 2017 berlokasi di Pondok Pesantren Darul Hijrah, Desa Cindai Alus, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Peserta Pelatihan ini berasal dari Daerah Aliran Sungai Barito, yaitu Kabupaten Banjar, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Barito Kuala, Kota Banjarmasin dan Kota Barito Kuala.

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pengenalan keterampilan tentang Saka Kalpataru bagi Anggota Pramuka Penegak dan Pandega, yang mencakup 3 (tiga) Krida yaitu : Krida 3R, Krida Keanekaragaman Hayati dan Krida Perubahan Iklim.

Adapun jumlah peserta yang hadir pada pelatihan tersebut sebanyak 252 anak, yaitu : Kabupaten Banjar sebanyak 50 anak yang terbagi dari 25 Putra dan 25 Putri, Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebanyak 50 anak yang terbagi dari 25 putra dan 25 putri, Kabupaten Barito Kuala sebanyak 49 anak yang terbagi dari 25 putra dan 24 Putri, Kota Banjar Baru sebanyak 50 anak yang terbagi dari 25 dan Kota Banjarmasin sebanyak 53 anak yang terbagi dari 25 putra dan 28 putri.

Pelatihan dibuka oleh Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Bidang Lingkungan Hidup dan Kesakaan, DR. Abdul Shobur, yang dihadiri oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hijrah, KH. Zarkasyi Hasbi, LC dan Drs. KH. Nasrul Mahmudi, perwakilan Pinsaka Kalpataru dan Wanabakti Nasional, Pusat Pelatihan Masyarakat dan Pengembangan Generasi Lingkungan KLHK, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota, Kwartir Cabang Kabupaten/Kota yang diundang.

Setelah acara pembukaan Santri Pondok Pesantren menampilkan hiburan khas Kalimantan Selatan sebagai Penyambutan Selamat Datang yaitu Tarian Khas Kalimantan Selatan dan Madihin.

Materi yang disampaikan dalam Pelatihan Pengenalan, yaitu : Permasalahan Lingkungan Hidup Nasional, Global dan Kebijakan Nasional PPLH, Permasalahan, Kebijakan dan Program PPLH Provinsi Kalsel Terkait dengan Pemberdayaan Masyarakat (termasuk Pramuka), Pengantar Saka Kalpataru, Krida 3R, Krida Keanekaragaman Hayati dan Perubahan Iklim.

Nara Sumber yang terlibat dalam Pelatihan ini berasal dari Pondok Pesantren Darul Hijrah, Pusat Pelatihan Masyarakat dan Pengembangan Generasi Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kwartir Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Pinsaka Kalpataru dan Wanabakti Nasional dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan.

 

Photo: Gapura Stand Bazar dan Gapura Sebagai Pintu Masuk dan Keluar yang di Dekor Oleh Para Santri

 Photo: Tenda Peserta Pelatihan

Dalam acara Pelatihan Pengenalan Saka Kalpataru Peserta dibagi menjadi 3 (tiga) Kelompok (Krida), Pertama adalah Krida Keanekaragaman Hayati oleh Ibu Endang Srinorowati (Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan) dan Bapak Muhammad Haris (Kwartir Daerah Provinsi Kalimantan Selatan) yang isi materinya adalah : 1. Pengertian dan Permasalahan Keanekaragaman Hayati, 2. Konservasi Keanekaragaman Hayati, 3. Pengenalan SKK/TKK Keanekaragaman Hayati

  

Kedua adalah Krida 3R oleh Bapak Emzita Hudaya (Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimanatan Selatan) dan Bapak Junaidi (Kwartir Daerah Provinsi Kalimantan Selatan) yang berisi materi : 1. Pengertian dan Permasalahan Sampah, 2. Pengelolaan Sampah dengan System 3R, 3. Pengenalan SKK/TKK 3R.

Semoga pelatihan ini memberi manfaat bagi masyarakat Ternate khususnya. Ketiga adalah Krida Perubahan Iklim oleh Ibu Dini Setiawati (Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimanatan Selatan) dan Juma’iah (Kwartir Daerah Provinsi Kalimantan Selatan) yang berisi materi :1. Pengertian dan Permasalahan Perubahan Iklim, 2. Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim, 3. Pengenalan SKK/TKK Perubahan Iklim. Acara pada malam hari teragendakan dengan acara Api Unggun dan Pentas Seni Tradisional bernuansa lingkungan yang dimulai pada jam 19.00 – 23.00, pada hari Sabtu 23 September 2017.

Dalam acara ini yang berperan sebagai Pembina Upacara adalah Drs. KH. Nasrul Mahmudi yang dihadiri oleh Kepala Pimpinan Pondok Pesantren, KH Zarkasyi Hasbi, LC, Perwakilan Kwartir Nasional, Dian Yahya dan Perwakilan Pusat Pelatihan Masyarakat dan Pengembangan Generasi Lingkungan, Suryadi Jayanegara, S. Si.

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PENGUMUMAN

KOLEKSI VIDEO DAN GALERI FOTO

0N3R1D3R - ERROR VIOLENCE
REBORN TO DESTROY