Get Adobe Flash player
Penilaian:  / 0
TerburukTerbaik 

PERTEMUAN FORUM KOMUNIKASI PENELITI, WIDYAISWARA DAN PENYULUH KEHUTANAN (FKPWP) TAHUN 2013

 

Bogor, 11/12/13 (edp bp2sdmk) – Penyelenggaraan pembangunan kehutanan berbasis pemberdayaan masyarakat seperti Hutan Kemasyarakatan (HKm), Hutan Desa (HD), Kemitraan, maupun Hutan Tanaman Rakyat (HTR), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kehutanan bersama Badan Litbang Kehutanan memegang peran kunci dalam mewujudkan SDM Kehutanan yang handal dan penguasan IPTEK, guna mendukung penyelenggaraan kehutanan menuju “Hutan Lestari untuk Kesejahteraan Masyarakat yang Berkeadilan”.

Tidak ada cara lain yang lebih ampuh untuk mengembangkan kapasitas masyarakat sekitar hutan agar mereka tahu, mau dan mampu menguasai IPTEK, selain dengan membangun jejaring komunikasi, sinergitas dan penguatan kerjasama baik di lingkup internal organisasi Kementerian Kehutanan maupun lebh luas lagi mencakup pemerintahan daerah, swasta dan NGO.

“Untuk itu, Forum Komunikasi Peneliti, Widyaiswara, dan Penyuluh Kehutanan (FKPWP) merupakan salah satu upaya membangun jejaring kerja lintas organisasi, sekaligus menjadi sarana penting dalam rangka mengkomunikasikan seluruh hasil penelitian penting di bidang kehutanan, untuk nantinya dapat dijadikan sebagai materi pokok pengajaran kediklatan oleh para widyawiswara, dan materi pokok penyuluhan kehutanan agar dapat diadopsi oleh masyarakat sekitar hutan,” demikian sambutan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kehutanan (Badan P2SDM Kehutanan) yang disampaikan oleh Sekretaris Badan P2SDM Kehutanan, Drs. Trisnu Danisworo, MS., dalam pembukaan Pertemuan FKPWP Tahun 2013 yang diselenggarakan di Hotel Braja Mustika Bogor, Tanggal 11 Desember 2013.

Rapat Pertemuan FKPWP ini dihadiri oleh 40 peserta meliputi Pejabat Fungsional Peneliti Kehutanan, Widyaiswara Pusat Diklat Kehutanan, Penyuluh Kehutanan Pusat Penyuluhan Kehutanan dan Penyuluh Kehutanan daerah.

Sekretaris Badan P2SDM Kehutanan  juga menyampaikan kebijakan pembangunan sektor kehutanan yang semakin mengarah pada upaya mewujudkan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) sebagai unit manajemen pengelolaan hutan di tingkat tapak, tentu tidak hanya membutuhkan input biofisik seperti rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) semata. Lebih penting daripada itu adalah input sosial budaya yang diramu dari hasil penelitian, diklat dan penyuluhan kehutanan. Input–input sosial budaya tersebut  merupakan bagian utama dari tugas yang harus dikerjakan oleh peneliti, widyaiswara dan penyuluh kehutanan.

Selain arahan Kepala Badan P2SDM Kehutanan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kehutanan juga memberikan arahan yang disampaikan oleh Sekretaris Badan Litbang Kehutanan, Ir. Tri Joko Mulyono, MM., bahwa dengan konsepsi tiga roda yang saling menggerakkan, yaitu roda peneliti, roda widyaiswara dan roda penyuluh, dan akan terus menggelinding menuju titik tujuan pembangunan kehutanan secara bersama-sama. Pada dasarnya bahan untuk interaksi antara peneliti, widyaiswara dan penyuluh kehutanan bertitik tolak pada hasil penelitian, yang kemudian dimanfaatkan untuk bahan ajar dan materi penyuluhan agar hasil penelitian dapat diartikulasikan dengan bahasa sederhana dan lebih mudah diterapkan oleh masyarakat pengguna.

Namun hal itu merupakan suatu siklus, karena setelah dijarkan oleh widyaiswara atau diterapkan oleh masyarakat, diharapkan ada proses feedback untuk peneliti dalam rangka pengembangan lebih lanjut.

Agenda pertemuan FKPWP ini dilaksanakan diskusi terhadap beberapa topik diantaranya :

  1. Keberhasilan kegiatan Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat Hutan di Kab. Pacitan oleh Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) Moch. Sipun,

  1. Tindak Lanjut / Pelaksanaan Hasil FKPWP Tahun 2012 oleh Widyaiswara (Ir. Samsudi, M.Sc. dan Penyuluh Kehutanan (Hendro Asmoro, SST.,M.Si.),

  1. Hasil penelitian :

a)   Pemuliaan Ketahanan Sengon terhadap Penyakit Karat Tumor (Dr. Ir. Liliana Baskorowati)

b)   Lestari Hutanku, Terang Desaku : Membangun desa Mandiri energy dengan hasil air dari hutan (Ir. Hunggul Yudono SHN, M.Si.)

c)    Teknik Persemaian dan Produksi Bibit (Rusmana, S.Hut.)

d)   Budidaya Jamur Tiram dan Jamur Sitake sebagai sumber pangan (Drs. Djarwanto, M.Si.)

e)   Teknologi Bioinduksi Jamur Pembentuk Gaharu (Dr. Erdi Santoso)

f)     Pengelolaan Lebah Hutan Apis Dorsata ( Drs. Kuntadi, M.Agr.)

  1. Pembahasan Rancangan Kurikulum Silabus (Kursil) dan Materi Penyuluhan Hasil Penelitian
  2. Identifikasi kebutuhan penelitian, pelatihan dan penyuluhan dalam membantu penyelesaian permasalahan masyarakat.

Pertemuan FKPWP Tahun 2013 ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan dan langkah-langkah konkret, cerdas dan strategis, untuk dapat ditindaklanjuti oleh tidak hanya untuk Para Peneliti, Widyaiswara, maupun Penyuluh Kehutanan saja, tetapi juga bagi Para Pejabat Struktural baik di tingkat pusat maupun daerah, dalam mendukung program-program pembangunan kehutanan.

You have no rights to post comments

Kalender Kegiatan

July 2014
S M T W T F S
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2

Akses Pengguna